Ada banyak pilihan yang bisa digunakan untuk merubah teks menjadi suara/audio. Berikut ini daftarnya:
- OpenAI.fm
OpenAI.fm merupakan platform demo interaktif yang dikembangkan oleh OpenAI, yang menampilkan teknologi AI Text-to-Speech (TTS) canggih. Platform ini memungkinkan pengguna mengonversi teks menjadi audio yang terdengar sangat alami dengan berbagai gaya, intonasi, dan emosi, serta dirancang untuk pengembang dan pencipta konten yang ingin mengeksplorasi ataupun menghasilkan konten audio AI tanpa memerlukan pemrograman yang kompleks.
Fungsi dan Fitur Unggulan:
- Text-to-Speech (TTS) AI: Mengubah teks menjadi ucapan mirip manusia yang realistis dengan memanfaatkan model AI terbaru dari OpenAI.
- Kustomisasi Suara: Pengguna dapat memilih karakter suara, gaya berbicara, serta menyesuaikan ekspresi dan intonasi.
- Platform Demo: Berfungsi sebagai arena bagi pengembang untuk menguji API Speech sebelum mengintegrasikannya ke dalam aplikasi mereka.
- Mudah Digunakan: Dirancang dengan cara yang intuitif, bahkan bagi mereka yang tidak memiliki latar belakang dalam pemrograman, meskipun akses juga tersedia melalui kode di GitHub dan API.
- Contoh Suara: Menyediakan beragam pilihan suara yang unik, mulai dari pembawa acara panik, DJ luar angkasa, hingga penyiar berita dengan autotune.
Tujuan Utama:
- Memperkenalkan dan menampilkan kemampuan dari model suara AI terbaru OpenAI, seperti gpt-4o-mini-tts.
- Memberikan kemudahan dalam pembuatan prototipe untuk aplikasi suara, konten khusus, serta sulih suara secara cepat dan efisien.
- Secara singkat, OpenAI.fm adalah alat inovatif yang memungkinkan eksperimen dengan suara AI yang dihasilkan secara realistis, menjembatani perbedaan antara teks dan audio melalui teknologi AI dari OpenAI.
- Google Cloud Text-to-Speech
Google Cloud Text-to-Speech merupakan layanan kecerdasan buatan (AI) yang mampu mengonversi teks menjadi suara audio sintetis yang menyerupai suara manusia, dengan lebih dari 380 suara dalam lebih dari 50 bahasa serta opsi penyesuaian nada, kecepatan, dan volume, yang dapat dihubungkan ke berbagai aplikasi melalui API untuk interaksi suara yang lebih efektif.
Cara Penggunaan
- Pengiriman Teks: Anda mengirimkan teks (dapat berupa kalimat biasa atau disertai tag SSML untuk kontrol yang lebih baik) kepada API Google Cloud Text-to-Speech (TTS).
- Pemrosesan AI: Teknologi AI dari Google memproses teks tersebut.
- Pengiriman Audio: API mengirimkan kembali data audio yang dapat diputar, yang berupa suara sintetis yang alami dan mirip suara manusia.
Fitur Unggulan
- Banyak Pilihan Suara: Tersedia beragam suara dalam berbagai bahasa dan aksen (misalnya, suara pria/wanita, aksen Inggris/Australia).
- Kustomisasi: Anda dapat menyesuaikan nada, kecepatan berbicara, dan volume suara.
- Dukungan SSML: Speech Synthesis Markup Language (SSML) menyediakan opsi untuk mengatur jeda, pengucapan angka, tanggal, dan format lainnya.
- Suara Kustom: Melatih model suara individual menggunakan data audio buatan Anda sendiri.
- Suara Neural2: Suara yang berkualitas tinggi yang menggunakan teknologi serupa dengan Suara Kustom tanpa memerlukan pelatihan sendiri.
- Fleksibilitas: Mendukung berbagai format audio seperti MP3, WAV, OGG Opus, dan Linear16, serta dapat diintegrasikan ke berbagai perangkat (smartphone, komputer, IoT).
Manfaat
- Meningkatkan interaksi pelanggan melalui respons suara yang lebih cerdas.
- Menyediakan antarmuka pengguna suara (voice UI) untuk aplikasi dan perangkat.
- Membantu meningkatkan produktivitas dengan mentransformasikan teks menjadi audio yang lebih mudah didengar.
- ElevenLabs
ElevenLabs merupakan perusahaan riset berbasis teknologi AI yang berasal dari Amerika Serikat, dengan fokus utama pada pengembangan Voice AI atau kecerdasan buatan untuk suara. Mereka diakui secara internasional karena memiliki teknologi pengubah teks menjadi suara yang paling realistis dan mirip dengan suara manusia saat ini.
Berikut adalah beberapa fitur unggulan dan alasan mengapa ElevenLabs sangat diminati:
1. Text-to-Speech (TTS) yang Mengagumkan
Berbeda dengan suara robot yang biasa dan terasa kaku, teknologi AI dari ElevenLabs mampu menangkap intonasi, jeda napas, serta emosi dengan sangat baik. Suaranya terdengar alami, sehingga sering dimanfaatkan dalam narasi video YouTube, audiobook, dan karakter dalam permainan video.
2. Voice Cloning (Kloning Suara)
Fitur ini adalah yang paling terkenal sekaligus menimbulkan kontroversi.
Kloning Suara Instan: Anda cukup mengunggah contoh suara pendek (sekitar satu menit), dan AI dapat meniru suara tersebut untuk mengucapkan teks apapun.
Kloning Suara Profesional: Prosedur yang lebih kompleks untuk menciptakan kemiripan suara yang hampir sempurna (sering digunakan oleh pengisi suara profesional).
3. Speech-to-Speech
Fitur ini memungkinkan Anda untuk mengubah suara Anda menjadi suara orang lain sambil tetap menjaga emosi dan penekanan nada yang diberikan. Dengan demikian, Anda “berakting,” tetapi hasilnya adalah suara dari karakter yang berbeda.
4. Dubbing AI
ElevenLabs dapat secara otomatis menerjemahkan video ke banyak bahasa (termasuk Bahasa Indonesia) tanpa menghilangkan karakteristik suara asli pembicara.
5. Dukungan untuk Bahasa Indonesia
Saat ini, ElevenLabs sudah dengan baik mendukung Bahasa Indonesia. Pilihan aksen dan intonasi suaranya juga sangat bervariasi, mulai dari yang terdengar formal hingga yang lebih santai.

0 Comments